Rabu, 01 Oktober 2014

Pelaku-pelaku Ekonomi

Pelaku-Pelaku Ekonomi

Dalam perekonomian manaun, baik primitif maupun modern, kapitalis, sosialis maupun komunis, dapat dibedakan menjadi tiga kelompok pengambil keputas ekonomi yang untuk selanjutnya kita sebut pelaku-pelaku ekonomi atau subyek-subyek ekonomi

Ketiga kelompok pelaku-pelaku ekonomi tersebut ialah:
1.      Rumah tangga keluarga. Dalam literatur kelompok pelaku ekonomi ini biasa disebut sebagai household, dan dapat berupa organisasi keluarga atau dapat pula berupa orang perorangan. Orang perorangan kita anggap sebagai rumah tangga keluarga beranggota tunggal. Kegiatan-kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh rumah tangga keluarga pada pokoknya meliputi:
a.       Menjual atau menyewakan sumber-sumber daya yang mereka miliki dengan mendapatkan pendapatan yang dapat berupa upah, gaji, sewa, bunga dan laba sebagai hasil penjualan atau hasil persewaan sumber-sumber daya mereka,
b.      Membayar pajak,
c.       Membeli dan mengkonsumsi barang-barang dan jasa-jasa pribadi yang dihasilkan oleh rumah-rumah tangga perusahaan, dan
d.      Memanfaati jasa pemakaian barang-barang dan jasa-jasa publik yang disediakan oleh pemerintah.

2.      Rumah Tangga Perusahaan. Pelaku-pelaku ekonomi yang tergolong dalam kategori ini mempunyai benuk yuridis yang bermacam-macam. Ada yang berbentuk perseroan terbatas, persekutuan komanditer, persekutuan dengan firma, perusahaan perseorangan, perusahaan negara, koperasi dan sebagainya lagi. Rumah-rumah tangga perusahaan, yang dengan singkat kita sebut juga  produsen, perusahaan atau badan usaha melaksanakan kegiatan-kegiatan ekonomi yang pada dasarnya adalah seperti dibawah ini:
a.       Membeli sumber-sumber daya dari rumah-rumah tangga keluarga dan rumah tangga pemerintah,
b.      Membayar pajak,
c.       Memanfaati barang-barang dan jasa-jasa publik yang disediakan oleh pemerintah,
d.      Menggunakan sumber-sumber daya seperti dimaksudkan diatas untuk menghasilkan barang-barang dan jasa-jasa, dan
e.       Menjual barang-barang dan jasa-jasa yang merekahasilkan, kepada rumah-rumah tangga keluarga, rumah tangga pemerintah, dan juga kepada sesama rumah tangga perusahaan.


3.      Rumah Tangga Pemerintah. Pelaku ekonomi ini, yang biasa hanya disebut pemerintah, menjalankan macam kegiatan ekonomi sebagai berikut:
a.       Membeli sumber-sumber daya, (untuk sistem perekonomian kita terutama sumber daya manusia), barang-barang dan jasa-jasa dari rumah-rumah tangga keluarga dan rumah-rumah tangga perusahaan,
b.      Dengan sumber-sumber daya, barang-barang dan jasa-jasa yang dibelinya, rumah tangga pemerintah menghasilkan serta menyajikan jasa barang-barang publik untuk dapat dimanfaati oleh rumah-rumah tangga keluarga dan rumah-rumah tangga perusahaan,
c.       Memungut pajak dari rumah-rumah tangga keluarga dan rumah-rumah tangga perusahaan dengan maksud antara lain untuk membiayai pembelian barang-barang, jasa-jasa serta sumber-sumber daya yang diperlukan seperti yang dimaksudkanpada butir ke 1 di atas,
d.      Bertindak sebagai pengatur perekonomian, pemerintah berkewajiban:
                                                        i.            Mengusahakan pembagian pendapatan nasional yang adil,
                                                      ii.            Mengusahakan tingkat pendapatna nasional dan tingkat kesempatan kerja yang tinggi,
                                                    iii.            Mengusahakan tingkat harga yang relatif stabil, dan
                                                    iv.            Mengusahakan pertumbuhan ekonomi yang mamadai.









Referensi :  Reksoprajitno, Soedijono. 1993. Pengantar Ekonomi Mikro Perilaku Harga Pasar dan Konsumen. Jakarta: Gunadarma.

Tindakan, Motif dan Prinsip

Tindakan, Motif dan Prinsip Ekonomi

Ø  Tindakan Ekonomi
Tindakan ekonomi adalah setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling baik dan paling menguntungkan. Misalnya: Ibu memasak dengan kayu bakal karena haarga minyak tanah sangat mahal. Tindakan ekonomi terdiri atas dua aspek, yaitu:
·         Tindakan ekonomi Rasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan dan kenyataanya demikian.
·         Tindakan ekonomi Irrasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan namun kenyataannya tidak demikian.

Ø  Motif Ekonomi
Motif ekonomi adalah alasan ataupun tujuan seseorang sehingga seseorang itu melakukan tindakan ekonomi. Motif ekonomi terbagi dalam dua aspek, yaitu:
·         Motif Intrinsik, disebut sebagai suau keinginan untuk melakukan tindakan ekonomi atas kemauan sendiri.
·         Motif Ekstrinsik, disebut sebagai suatu keinginan untuk melakukan tindakan ekonomi atas dorongan orang lain.
Pada prakteknya terdapat beberapa macam motif ekonomi:
§  Motif memenuhi kebutuhan
§  Motif memperoleh keuntungan
§  Motif memperoleh penghargaan
§  Motif memperoleh kekuasaan
§  Motif sosial / menolong sesama

Ø  Prinsip Ekonomi
Prinsip ekonomi merupakan pedoman untuk melakukan tindakan ekonomi yang didalamnya terkandung asas dengan pengorbanan tertentu diperoleh hasil yang maksimal. Prinsip ekonomi adalah pengorbanan sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil tertentu, atau dengan pengorbanan tertentu untuk memproleh hasil semaksimal mungkin.








Selasa, 30 September 2014

Pengertian Ekonomi

Pengertian Ekonomi

Ekonomi menurut bahasa berasal dari bahasa Yunani yaitu Oikos berarti keluarga atau rumah tangga dan Nomos berarti peraturan atau aturan.sedangkan menurut istilah yaitu manajemen rumah tangga atau perarturan rumah tangga. Pengertian ekonomi  adalah salah satu bidang ilmu sosial yang mempelajari tentang kegiatan manusia yang berkaitan langsung dengan produksi, distribusi dan konsumsi pada barang dan jasa.

Pada dasarnya, masalah ekonomi yang selalu dihadapi oleh manusia adalah jumlah kebutuhan manusia yang tidak terbatas sedangkan alat pemuas kebutuhan sangat terbatas. Dari masa pra sejarah sampai jaman modern seperti ini belum pernah ditemui suatu masyarakat atau suatu bangsa yang terpenuhi seluruh kebetuhan hidupnya. Dengan semakin majunya peradaban maka manusia semakin cerdas dan semakin banyak alat kapital yang mereka miliki untuk menghasilkan barang-barang dan jasa-jasa yang dapat mereka pergunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka, namun dengan meningkatnya perkembangan tersebut maka senantiasa timbul kebutuhan-kebutuhan baru.

Menghadapi kenyataan bahwa tidak dapat terpenuhinya semua  kebutuhan mereka, maka dengan sadar atau tidak manusia bertendensi untuk bersikap rasional, yaitu sepanjang mereka mempuyai pilihan, mereka akan memilih pilihan yang mendatangkan manfaat sebesra-besarnya dari penggunaan alat pemuas keutuhan tertentu, atau memilih pilihan yang menurut perhitungan mereka memerlukan korban paling kecil diantara pilihan-pilihan lain untuk maksud pemenuhan kebutuhan tertentu.

Dalam kehidupan sehari-hari, ekonomi sangat diperlukan dalam memenuhi kebutuhan. Selain itu, ekonomi merupakan alat ukur kemajuan ekonomi dalam suatu negara, apakah keadaan ekonomi mereka baik atau memburuk.

Berikut beberapa pengertian ekonomi menurut beberapa ahli, yaitu:
1.      J. S, ekonomi adalah salah satu sains praktikal tentang penagihan dan pengeluaran.
2.      Adam Smith, ekonomi adalah penyelidikan yang berkaitan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan negara.
3.      Abraham maslow, ekonomi adalah salah satu bidang kajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas manusia melalui penggemblengan segala sumber ekonomi yang ada dengan berdasarkan pada prinsip dan teori dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efektif dan efisien.
4.      Hermawan Kartajaya, ekonomi adalah platform yang dimana sektor industri melekat diatasnya.
5.      Paul A. Samuelson, ekonomi adalah cara yang dilakukan manusia dan kelompoknya untuk memanfaatkan sumber-sumber yang terbatas untuk memperoleh berbagai komoditi dan mendistribusikan oleh masyarakat untuk dikonsumsi.



Referensi :                                                                               
Reksoprajitno, Soedijono. 1993. Pengantar Ekonomi Mikro Perilaku Harga Pasar dan Konsumen. Jakarta: Gunadarma.
http://isma-ismi.com/pengertian-ekonomi.html